Berita  

Mafia Pengoplos Gas Subsidi, Seperti Punya Aturan Hukum Sendiri dan Berkesan Kebal Hukum

DEPOK,87news.id – | Makin marak praktek ilegal gas oplosan di wilayah hukum Kota Depok propinsi Jawa Barat , yang di duga dilakukan oleh oknum aparat penegak hukum yang masih aktif di kesatuan , dugaan adanya Kongkalikong dengan oknum wilayah hukum Polrestabes Kota Depok sangat terlihat . Sabtu (11/05/2024)

Dari penelusuran team awak media hari Kamis (9/4/2024) , di jalur lintas Sukmajaya kota Depok terlihat armada Suzuki Green pembawa gas 3 kg dengan plat nomor B 9435 TVA , melintas di jalur Sukmajaya jalan gotong royong dengan di tutupi terpal hitam .

Saat di konfirmasi l, supir pembawa gas 3 kg oleh team awak media menyebutkan pelaku usahanya berinisial (R) yang mana beberapa bulanan pindahan dari Bogor ke Depok sejak sebelum puasa di usir oleh warga setempat di wilayah Tonjong kecamatan tajur halang kabupaten Bogor propinsi Jawa barat .

Selang beberapa menit team awak media di datangin oleh salah seorang yang mengaku bernama Aldo yang katanya pengurus RW di wilayah setempat , dengan mengeluarkan kata tidak sesuai sebagai aparat wilayah , “siapapun wartawan yang datang kesini tidak bisa masuk ini saya tegaskan”,”ucapnya.

Mengingat apa yang telah di sampaikan oleh Kapolri Jendral (Pol) Listiyo Sigit Prabowo , di Bentara Budaya secara, selasa dering (19/10/2021), menyampaikan : seluruh Kapolda dan Kapolres tidak perlu ragu untuk memberikan sanksi berupa pidana atau pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) kepada personel yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan . Dan juga memerintahkan jajarannya untuk memecat anggota kepolisian yang melanggar aturan saat bertugas ,” tegasnya

Begitu juga dari anggota komisi III DPR RI , Gilang Dhielafararez menyoroti beberapa oknum polisi dan anggotanya (8/9/2923) , perlu tindakan tegas dari Kapolri terhadap bawahan nya yang tidak bisa membina etika sebagai dasar dalam hidup berprilaku kemanusian, sehingga itu cukup menyita perhatian ,” ucap Gilang Dhielafararez yang di terima parlementaria di Jakarta (8/9/2023), hari Jumat .

Begitu juga sebaliknya pada hari Rabu (16/8/2023) Polda metro tangkap pelaku pengoplos gas elpiji 3 kilo dan kilo di Depok modus operandi penyalah gunakan gas elpiji 3 kilo subsidi ke tabung gas elpiji 12 kilo non subsidi yang sudah lama beroperasi Januari 2023 , pengungkapan dilakukan oleh subdit III sumberdaya lingkungan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda metro jaya yang beralamat jalan Tipar Halim RT 02, RW 06, kelurahan Mekarsari kecamatan Cimanggis kota Depok .

Diminta tanggapannya ketua Umum LBHK-Wartawan Bismar Ginting SH,MH, oleh media jurnalis Buser Indonesia id. meminta kepada Kapolri Jendral Listiyo Sigit Prabowo sebagai bagian hukum negara Republik Indonesia , segera mengambil langkah untuk menindak anggotanya yang masih aktif selama menjalankannya tugas nya dan oknum Aparat Penegak Hukum ikut sebagai pemain pengoplos gas , ini sudah tidak sesuai dengan tugas pokok kepolisian Negara Republik Indonesia , yang mana seharusnya sebagai “Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat , Menegakkan Hukum dan Memberikan perlindungan mengayomi dan melayani masyarakat , ” masa sebagai aparat penegak hukum negara, tidak bisa memberi contoh yang baik kepada masyarakat , malu lah di mata hukum bagaimana negara ini bisa aman kalau ada aparat penegak hukum sendiri yang membuat cara hukum ,” pitanya

“Apa lagi ada pembackup 8 dari oknum mengaku dari aparat RW setempat di wilayah nya sendiri , ini sudah tidak baik , berarti sekongkol saling menutupi keberadaan pemain ilegal yang tidak jelas sama saja merugikan negara, barang subsidi gas 3 kilo di oplos ke gas 12 kilo non subsidi , jangan ada pembiaran oleh aparat wilayah hukum kota Depok , kalau bisa di tindak dan tangkap para pelaku ilegal yang tidak jelas dan merugikan masyarakat dan negara ,” tutupnya

(Team)

Redaktur : Putra

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *